Home » » Wedang Tahu dan Wedang Durian

Wedang Tahu dan Wedang Durian

Written By Unknown on Rabu, 24 Juni 2015 | 09.53



Sudah pernah mencoba wedang tahu? Wedang tahu konon berasal dari Tiongkok dan masuk ke Indonesia pada akhir abad ke-19 hingga kemudian menjadi penganan khas Semarang. Konon, wedang tahu pertama kali dijual di Semarang oleh seorang imigran Tiongkok bernama Ong Kiem Nio di Pasar Gang Baru, Pecinan. Wedang tahu ini terbuat dari susu kedelai yang dicampur dengan bubuk agar-agar sehingga menjadi kembang tahu. Kuahnya yang terbuat dari jahe, gula merah, gula putih, dan beberapa rempah seperti cengkeh dan kayu manis membuat wedang tahu ini sangat nikmat bila disantap kala cuaca dingin. Bukan hanya menghangatkan, wedang tahu ini pun dapat melegakan tenggorokan dan mengobati masuk angin. Anda dapat menikmati wedang tahu ini di kawasan Pecinan Semarang atau Waroeng Semawis Semarang. Selain wedang tahu, Semarang juga terkenal dengan wedang lainnya, antara lain wedang ketan durian, wedang kacang tanah, wedang kacang hijau, wedang roti, dan lainnya. Anda dapat menikmati aneka wedang ini di Warung Wedang Cap Kaw King di Jalan Wat Gandhul.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. RADHYTA MAGAZINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger